Rabu, 04 Juni 2014

KLASIFIKASI KELOMPOK MENURUT CARA TERBENTUKNYA


KELOMPOK SEMU
Pengertian dari kelompok semu adalah kelompok yang tidak terencana dan terbentuk dalam keadaan spontan. Didalam kelompok semu ini, didalamnya tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu atau semacam aturan aturan khusus. Anggota yang terdapat di kelompok semu itu tidak terjadi interaksi dan tidak ada komunikasi yang secara terus menerus, bahkan anggota tersebut tidak ada kesadaran berkelompok disekitarnya.
Contoh kelompok bersifat semu :
  1. Kerumunan
  • Formal audience / pendengar resmi
Mempunyai pusat perhatian dan persamaan tujuan tetapi sangat pasif
Contoh kasus :
Hari minggu kemarin merry dan bersama keluarganya nonton bersama di bioskop di suatu mall. Didalam studio bioskop ada orang lain yang ikut didalamnya. Dari sini, mereka ada persamaan tujuan yaitu nonton bioskop.
  • planned expressive group
tidak begitu mementingkan pusat perhatian tetapi mempunyai persamaan tujuan serta kepuasaan yang dihasilkan.
contoh kasus :
acara ulang tahun Jessica ke 17 tahun dirayakan di suatu gedung mewah. Jessica mengundang teman temannya ke dalam acara ulang tahunnya tersebut. Teman teman yang datang ke ulang tahun Jessica mempunyai tujuan yang sama, dan pesta yang meriah membuahkan kepuasaan pada para tamu ulang tahun Jessica.
  • Inconvenient causal crowds
Bersifat terlalu sementara yang ingin mempergunakan fasilitas fasilitas yang sama
Contoh kasus :
Jam 6.00 – 10.00 pagi sampai jam 15.00 – 21.00 antrian busway TransJakarta ramai pengunjung karena warga Jakarta beramai ramai mengantri tiket dan mengantri untuk masuk ke busway TransJakarta. Pengunjung busway yang beramai ramai ini secara tidak langsung membentuk kelompok semu yang sementara tetapi mereka bersama sama ingin menggunakan fasilitas busway tersebut.
  • Panic causal crowds
Orang-orang dalam keadaan panic yang sedang berusaha menyelamatkan dari suatu bahaya.
Contoh kasus :
Orang – orang disekitar muara karang menyelamatkan Erick dharmawan dalam kecelakaan motor dan dengan panic langsung mengantarkan Erick dharmawan ke rumah sakit.

  • spectator causal crowds
terjadi karena orang – orang ingin melihat suatu peristiwa tertentu, hamper sama dengan khayalak penonton tetapi kerumunan penonton tanpa direncanakan.
Contoh kasus :
orang – orang berkumpul ingin melihat pertunjukan music atau sesuatu dipinggir jalan
  • acting lawless crowds
mempunyai tujuan tertentu dengan menggunakan kekuatan fisik yang berlawanan dengan norma norma pergaulan hidup
contoh kasus :
sejumlah mahasiswa melemparkan batu ke arah polisi dalam bentrok di tengah demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di depan secretariat himpunan mahasiswa islam, Makassar. ( demonstrasi ricuh )
  • immoral lawless crowds
segala tindakannya berlawanan dengan norma norma pergaulan hidup
contoh kasus :
orang orang yang mabuk dipinggir jalan
  1. Massa
Terdiri dari orang orang dalam segala lapangan dan tingkatan sosial. Anggota didalam massa tidak terdapat interaksi dan bertindak secara tidak teratur karena mereka sifat yang kurang kritis, gampang percaya pada pihak lain.
Contoh kasus :
kejadian mei 1998 gedung Istana Presiden dihajar massa yang terdiri dari mahasiswa Trisakti.
  1. Publik
Kelompok yang tidak teratur dan interaksi yang mereka lakukan secara tidak langsung melalui media massa. Perlaku yang terjadi didasarkan pada perilaku individu dan mereka bersifat rasional.
  • Anonym dan terdiri atas berbagai lapisan masyarakat
  • Mempunyai minat yang sama terhadap suatu masyarakat
  • Minat yang sama tersebut belum tentu mempunyai opini atau pendapat yang sama terhadap suatu masalah.
  • Berusaha menguasai masalah
Contoh kasus :
di depan Pluit Village terjadi kerusakan pada bus TransJakarta di mesinnya. Mesin busway Jakarta tersebut mengeluarkan asap tebal membuat warga di sekitar bus TransJakarta kewalahan. Berita terbakarnya mesin busway TransJakarta langsung tersebar luas dan warga masyarakat pun tahu kejadian tersebut melalui media massa.  


Merry/12