Rabu, 04 Juni 2014

KLASIFIKASI KELOMPOK MENURUT CARA TERBENTUKNYA


KELOMPOK SEMU
Pengertian dari kelompok semu adalah kelompok yang tidak terencana dan terbentuk dalam keadaan spontan. Didalam kelompok semu ini, didalamnya tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu atau semacam aturan aturan khusus. Anggota yang terdapat di kelompok semu itu tidak terjadi interaksi dan tidak ada komunikasi yang secara terus menerus, bahkan anggota tersebut tidak ada kesadaran berkelompok disekitarnya.
Contoh kelompok bersifat semu :
  1. Kerumunan
  • Formal audience / pendengar resmi
Mempunyai pusat perhatian dan persamaan tujuan tetapi sangat pasif
Contoh kasus :
Hari minggu kemarin merry dan bersama keluarganya nonton bersama di bioskop di suatu mall. Didalam studio bioskop ada orang lain yang ikut didalamnya. Dari sini, mereka ada persamaan tujuan yaitu nonton bioskop.
  • planned expressive group
tidak begitu mementingkan pusat perhatian tetapi mempunyai persamaan tujuan serta kepuasaan yang dihasilkan.
contoh kasus :
acara ulang tahun Jessica ke 17 tahun dirayakan di suatu gedung mewah. Jessica mengundang teman temannya ke dalam acara ulang tahunnya tersebut. Teman teman yang datang ke ulang tahun Jessica mempunyai tujuan yang sama, dan pesta yang meriah membuahkan kepuasaan pada para tamu ulang tahun Jessica.
  • Inconvenient causal crowds
Bersifat terlalu sementara yang ingin mempergunakan fasilitas fasilitas yang sama
Contoh kasus :
Jam 6.00 – 10.00 pagi sampai jam 15.00 – 21.00 antrian busway TransJakarta ramai pengunjung karena warga Jakarta beramai ramai mengantri tiket dan mengantri untuk masuk ke busway TransJakarta. Pengunjung busway yang beramai ramai ini secara tidak langsung membentuk kelompok semu yang sementara tetapi mereka bersama sama ingin menggunakan fasilitas busway tersebut.
  • Panic causal crowds
Orang-orang dalam keadaan panic yang sedang berusaha menyelamatkan dari suatu bahaya.
Contoh kasus :
Orang – orang disekitar muara karang menyelamatkan Erick dharmawan dalam kecelakaan motor dan dengan panic langsung mengantarkan Erick dharmawan ke rumah sakit.

  • spectator causal crowds
terjadi karena orang – orang ingin melihat suatu peristiwa tertentu, hamper sama dengan khayalak penonton tetapi kerumunan penonton tanpa direncanakan.
Contoh kasus :
orang – orang berkumpul ingin melihat pertunjukan music atau sesuatu dipinggir jalan
  • acting lawless crowds
mempunyai tujuan tertentu dengan menggunakan kekuatan fisik yang berlawanan dengan norma norma pergaulan hidup
contoh kasus :
sejumlah mahasiswa melemparkan batu ke arah polisi dalam bentrok di tengah demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di depan secretariat himpunan mahasiswa islam, Makassar. ( demonstrasi ricuh )
  • immoral lawless crowds
segala tindakannya berlawanan dengan norma norma pergaulan hidup
contoh kasus :
orang orang yang mabuk dipinggir jalan
  1. Massa
Terdiri dari orang orang dalam segala lapangan dan tingkatan sosial. Anggota didalam massa tidak terdapat interaksi dan bertindak secara tidak teratur karena mereka sifat yang kurang kritis, gampang percaya pada pihak lain.
Contoh kasus :
kejadian mei 1998 gedung Istana Presiden dihajar massa yang terdiri dari mahasiswa Trisakti.
  1. Publik
Kelompok yang tidak teratur dan interaksi yang mereka lakukan secara tidak langsung melalui media massa. Perlaku yang terjadi didasarkan pada perilaku individu dan mereka bersifat rasional.
  • Anonym dan terdiri atas berbagai lapisan masyarakat
  • Mempunyai minat yang sama terhadap suatu masyarakat
  • Minat yang sama tersebut belum tentu mempunyai opini atau pendapat yang sama terhadap suatu masalah.
  • Berusaha menguasai masalah
Contoh kasus :
di depan Pluit Village terjadi kerusakan pada bus TransJakarta di mesinnya. Mesin busway Jakarta tersebut mengeluarkan asap tebal membuat warga di sekitar bus TransJakarta kewalahan. Berita terbakarnya mesin busway TransJakarta langsung tersebar luas dan warga masyarakat pun tahu kejadian tersebut melalui media massa.  


Merry/12

Selasa, 02 Juli 2013

Judge


Halo para lovers? Hai para LDR? Uhuk para jomblo? Kapan meninggalnya para un-move on-ers? Hehehe kalau gue nge blog jangka waktunya panjang ya dari blog satu ke blog lain. Rasanya udah berabad abad sampe menara pisa udah berdiri tegak atau kakek kakek udah bisa pada hamil pake serum dokter jantung *hmmm gak nyambung sih tapi suka suka gue dong???? berantem sini!!!!*
gimana liburan lo? Seru? Ke dufan bareng pacar? Skypean dari pagi sampe malem? Ngupil sendiri terus di makan? Atau ngestalk foto mantan yang lagi liburan sama pacarnya nih?:)
yah terserah lo sih au liburan kayak gimana, mau kayang dari pulau we sampai pulau rote kek, mau lompat harimau dari gedung kek atau ikut senam nenek nenek gaul pake lagu poco poco hehe
Gue sendiri pergi meluncur ke Surabaya dengan pesawat singa yang lagi promo karena gue membawa seluruh keluarga gue. Ngga seluruh sih, sepupu sepupu, adik adik dan nyokap tercinta gue yang cantiknya melebihi kecantikan Queen Diana *ma baca plis (dompet kering)*
Surabaya? Hello! Liburan ke Surabaya ngapain coyy???? mending Bali, Lombok, Singapore, cilacap * yang terakhir jangan di baca *
Tapi cumun cumun, Surabaya ngga seburuk apa yang gue pikirin tadi. Banyak keindahan yang ngga diketahui segelintir orang orang modern yang mematokan manca negara adalah tempat berlibur terbaik. Kalau Indonesia, minimal Bali lah. Ya ngga sih? Kalau pikiran lo seperti itu, lo salaaaaaaaaahhhhhhhh besarrrrr! Indonesia keren kali. Kota kota simple kayak Semarang, Surabaya, Pekalongan ngga sesimple kelihatannya. Mereka semua punya ciri khas masing masing yang berkesan dan bikin kita kangen terus sama tempat tempat itu. Makanya don't judge the book by its cover coy * kalau ada yang tau artinya, dm plis @chatelinee *
Oh berhubung dengan social media kayak twitter, You follow me, i follow back plus promote. Mau promote path? Boleh. Mau promote Sound Cloud? Boleh. Mau Promote Facebook? Boleh. Mau promote Friendster? b0L3H b4n9EtZzz
Sebenarnya, liburan ngga selalu tergantung tempat sih menurut gue. Tergantung siapa yang liburan bareng kita. Misalnya, lo diwajibkan pergi ke Bali sama seorang rekan. Yap, rekan lo itu bau ketek, jarang gosok gigi, bintang bintang ngga bersinar di matanya, tapi di mukanya. Sinarnya kemerah merahan, kalau dia sudah ready berubah jadi kuning dan tiba tibaa ................ DOOORRRR! Meletuslah bintang kuning itu dengan cairannya yang meluber kemana mana. Oh ternyata yang meletus ngga cuma satu, dua, empat, tujuh, lima belas... tidaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!!! * meninggal *
bayanginnya aja udah merinding. Tapi kalau lo liburan dengan orang yang yaaahh minimal wangi, muka oke, gaya asik, senyum pepsodent dan bintang bener bener berkilau di matanya, gue rasa liburan ke Bantar Gebang juga asik kali :3
Masih tentang liburan dan judging, saat liburan kemarin, gue di jemput di bandara oleh salah satu sanak saudara jaauuuuuuhhh entah dari silsilah mana yang memang menetap di Surabaya beberapa tahun. Sepupu sepupu gue manggil dia Mbah Hendro. Tau kan Mbah artinya apa? Kakek. Yap. Kakek. Gue belum pernah liat orangnya dan pikiran gue mulai semerawut. Dalam hati gue curhat sama Tuhan,, “Ya Allah, gimana ya masa tour guidenya embah embah? Kalau tiap jalan minta dipijitin terus gimna? Kalau tiap jalan ngisep cerutu gimana? Kalau ketawanya kayak mbah Surip gimana? Lebih lebih kalau wafat di jalan gimana???????????”
kepala gue masih pening dengan suara suara itu sampai suatu ketika gue liat om om, dengan kemeja kotak kotak merah, jeans modis, sepatu kece, alis tebal, rambut merah gelap jabrik jabrik, senyum menawan, Ya Allah ini om om paling ganteng yang pernah gue liat. Akad nikah di bandara anak remaja 16tahun dengan om om 40tahunan kayaknya sensasional.
eh mas!” ngiikkk zzzz dummmm cesss treeennggg bugbug jengjeng...... lagu Marry Me nya Train yang entah gimana tadi berputar di otak gue berubah jadi bunyi ngga jelas akibat suara eh mas itu. Kayaknya gue kenal suaranya. Tangan nyokap gue ternyata udah melambai lambai ke arah om om ganteng itu. Shit. Dia Mbah Hendro.
gimana tadi perjalanannya di pesawat?”
Ganteng Mbah,”
hah?”
Sial, gue keceplosan.
eh maksudnya lumayan seru mbah pesawatnya ngga jelek jelek amat walaupun murah”, oke. Gue mulai mengontrol diri gue yang masih shock kalau om ganteng itu MBAH HENDRO, a.k.a KAKEK HENDRO, a.k.a OPA HENDRO, a.k.a orang yang setingkat derajatnya sama nenek gue yang umurnya lebih tua dari umur negara Indonesia.
Sekali lagi ya teman teman. Jangan ngejudge dulu. Plis. Gue udah ngerasain dan rasanya kayak mau meninggal kena serangan jantung. DON'T TRY THIS AT HOME!
Mbah Hendro ternyata ngga ngikutin liburan keluarga gue seluruhnya. Beliau cuma nemenin sekitar Surabaya karena ada tugas yang mesti dia selesain entah apa. ngegym mungkin. Ehm. Embah embah ngegym.
Well beliau mengutus seorang temannya buat nemenin keluarga gue jalan jalan. Baik ya :') so gue sama keluarga gue melintasi gunung melewati lembah yang emang ngga main main bagusnya. This is what I call heaven on earth. Bromo. Shit. BAGUS BANGET. Ngga tau menggambarkannya gimana lagi. Kalau lo mau tau, lo harus ke sana! Atau cek instagram gue, Chateline. Di sana gue ngepost beberapa foto liburan gue. Jangan lupa di like yaaa hihihi
Dari Bromo gue ke Malang melihat sejuta keindahan yang ngga akan pernah lo temuin di Jakarta. Gue sangat bersyukur karena dilahirkan di tanah ini yang ngga ada matinya. Orang orangnya aja yang kadang bodoh dan ga bisa menjaga kesempurnaan yang udah diberikan buat mereka.
Setelah asyik jalan jalan nih, gue balik ke hotel dengan badan pegel pegel tapi have fun dongg. Ternyata Mbah Hendro sekeluarga mau dateng. Denger denger anaknya sih ganteng. Adi namanya. Gantengnya kayak apa yaaaaaaaa, bapaknya aja udang kayak gituu gimana anaknyaa??\
gue sudah mulai berandai andai sampai suara bel pintu berbunyi. Gue sedikit merapikan rambut untuk formalitas. Gue lakuin itu biasanya kalau mau ketemu orang orang kece HAHAHA
pas gue buka pintu, muncul deh keluarganya. Setelah salam salaman, satu dua tiga empat.... harusnya ada lima nih. Mana si Adi yang katanya ganteng?
Adinya lagi Shalat Maghrib dulu, nanti nyusul,” seakan Mbah Hendro bisa baca pikiran gue. Ya Allah, seiman Ya Allah. Rajin shalat Ya Allah. Lancarkanlah Ya Allah, * suara latar : Jodohku. Maunyakuuu dirimuuuuuuu *
15 menit sudah berlaluuuu, penantian panjang gue akhirnya berakhir setelah terdengar suara bell pintu kamar hotel. Gue rapiin rambut lagi dan melenggang cantik ke pintu dannnn .......... FIX GANTENG PARAH.
Tangannya kekar, mukanya arabian, senyum nya pepsodent dong, gayanya COOL, kuliahnyaaa.......jeng jeng jenggggg...... UGM. Universitas Gajah Mada! Fix perfect ngga sihhh.
Tapi gue ngerasa ada yang janggal sih sama dia. Gaya ngomongnya kaku banget.. iyaahh ngga papaahhh. Tunggu tunggu, ngomongnya medok juga, aahh aksennn, biar spesial. Iyaaahhh ngga papaahhh... dan setelah itu kurang lebihnya...
Mba Desy (sepupu gue ahli komunikasi jago membangun percakapan ngga kayak gue yang jual mahal padahal MTJ. Mau Tau Juga.) : “oh jadi kamu kuliah di UGM, keren dong. Ambil apa?”
Adi : “Filsafat mba”
Gue : (wih berat juga. Ngga papahh)
Mba Desy : “wah kok mau ambil filsafat?”
Adi : “memang cita cita dari dulu mba,”
Gue : (berat banget. Ngga papahhhh)
Adi : “dulu saya nakal mba waktu SMA. Saya sering ikut motor motoran, sering iseng, tapi saya sekarang mau ke jalan yang benar mba.” (dia 2 tahun di atas gue)
Gue : (inysafnya kecepetan. Yahh ngga papahhhh)
Mba Desy : “temen temen kamu masuk mana?”
Adi : “saya ngga tau mba. Udah ngga pernah main sama temen temen SMA. Males. Menurut saya mereka ngga ada di jalan yang benar mba.”
Gue : ( * mulai takut * )
Mba Desy : “Pacar kamu masuk UGM juga?”
Adi : “wah saya udh 6 bulan ngga pacaran mba. Menurut saya pacaran cuma membangun nafsu duniawi. Kalau pacaran kan hanya ngikutin nafsu mba. Nanti aja saya pas nikah pacarannya.
Gue : * meninggal *

Dari sini gue cuma tersenyum simpul dan perlahan lahan menyelinap pergi dari percakapan itu. Adi baik. Tapi dia terlalu baik. Dia dewasa, tapi dia terlalu dewasa. Filsafat. Terlalu banyak ekspektasi yang dia buat dan semuanya berat. Dari percakapan itu kedengarannya kayak dia orang ter-benar yang ada di dunia ini, bukan party people kayak gue.
Well, bukannya gue minder sama dia, tapi kayak ilfeel gitu. Lo masih remaja. Nikmatin masa masa remaja lo yang memang Remaja. Maksud gue bukan mabuk-mabukan, ngedrugs, gonta ganti pacar, tapi lebih kayak berteman dengan wajar, bukan menganggap diri lo paling benar.
Engga, dewasanya terlalu cepat. Kalau emang gue bener bener jadian sama dia mungkin gue akan langsung di ajak nikah dan fix pake cadar. Gue belum siap. Mau pakai jilbab aja ngga bisa main main. Lo harus berprinsip dan berprilaku sesuai dengan apa yang lo kenakan. Belum. Sekali lagi gue belum siap. Yang masih mau gue kerjain sekarang adalah menyebarkan kebaikan, ketawa ngakak, bergaul sama temen temen, cari pengalaman dan masih banyak lagi. Emang itu kan yang harus di kerjain anak remaja? Dia baru 2 tahun di atas gue dan sudah seperti itu. Dia keren. God bless him.
Dari semua tulisan tulisan gue di atas, gue cuma mau ngingetin untuk kesekian kalina, don't judge the book by its cover. Ketika lo judge, lo percaya. Dan sakit kenyataannya ketika lo tau bahwa yang lo percaya itu adalah kebalikannya. Jangan berekspektasi terlalu banyak. Jalanin aja dulu. Karena dengan ngejalanin, lo akan tau mana yang bisa lo lewatin dan mana yang enggak. Sekian dari gue. Wassalam :)

Kamis, 28 Maret 2013

Udah Biasa


Pernah ngga sih kayak.... lo pingin berontak tapi lo ngerasa itu udah basi banget? Ya karena lo sudah terlalu lelah dengan semua yang ada, sampai ngeluh pun lo ngga bisa sangking capeknya. Situasi yang bikin lo gila kayak gini terlalu sering terjadi, sampai sampai you don't have any idea to handle this. Pernah? Apa karena lo ngga nangis atau berontak dan sebagainya, lo sudah di kategorikan 'terbiasa'? Arti kata terbiasa itu, kayak elo hicking. Pas mulai pertama ya capek banget. Tapi karena sudah terbiasa, lo ENJOY sama kegiatan itu. Tapi kalau 'troubles' dalam kurun waktu yang terbilang rutin, apa lo enjoy dengan 'mereka'? Atau pernah denger kata 'TERLANJUR'?

Jawaban dari pertanyaan pertanyaan gue sangat ambigu bagi kebanyakan orang. Banyak yang terlalu ditutup tutupi di dunia ini. Karena apa? Kata kata UDAH BIASA. Kita ngga pernah ngerti kan hati kecil setiap orang gimana. Sekarang, contoh : gue di suruh nyokap gue buat nyari kerjaan dan dapet lah gue jadi anak buahnya sirkus keliling yang maksain gue makan beling atau matiin api pakai mulut sampai lidah gue gosong. Terus gue bilang “NGGA APA APA. UDAH BIASA” ya... gue akan terus biasa aja sampai gue ngga bisa ngerasain ayam KFC lagi.

Dan lo! Yang hobi banget di gebukin pacarnya dan ngga putus putus sampai ada anggota badan lo yang putus. Alasan orang orang itu adalah 'TERLANJUR SAYANG'. Plis, ini bukan dunia happy ending yang so easy to get kayak di disney world. This is I call THE WHOLE CRUEL WORLD! Gue harap orang orang seperti ini bisa mencari hobi baru yang lebih bermanfaat bagi tubuhnya sendiri.
Rasanya ngga adil banget buat lo untuk stay sama pacar boxer yang kehabisan arena. Lo keren, cantik... tapi kenapa??? 'Terlanjur' adalah kata kata yang sangat menyesatkan. Lo bisa mati bonyok hanya karena kata itu. Karya lo bisa hancur karena 'Terlanjur'.

Kata-kata yang super tabu di atas itu kayaknya harus dihilangin deh ya. Semua bisa di ubah.. ngga ada yang terlanjur. Itu tergantung dari usaha kita gimana ngubahnya. Merubah itu semua menjadi yang 'baik' untuk our living.

Kata terbiasa juga sama :') sometimes, boleh sih terbiasa. Tapi kalau terbiasanya itu bener bener ngga lo banget, lo harus say something.

Setiap orang punya fireworks di dada mereka. Terserah mereka, mereka berani nyalain atau di pendam aja sampai fireworks itu mati dan keindahannya pun hilang. Kembang api yang meletup letup, perasaan yang mengguncang tubuh untuk melakukan perubahan. Zona kepura puraan ngga selamanya baik. Ngga perduli, ketika lo jujur sama perasaan lo, situasinya akan seperti apa. Tapi yang pasti coba. Karena duri yang nancep di kulit lo, kalau ngga di keluarin bisa infeksi, makin besar dan makin sakit.

Ya gue buat tulisan ini karena memang gue sedang lelah untuk melakukan perubahan. Lo pantas beristirahat. Pantes sekali. Tapi jangan kelamaan, nanti malah beristirahat selamanya. Bangun dan say what you need to say :) CHEER UP! Xoxo wassalam

Kamis, 03 Januari 2013

Beautiful


Haloo:) di session kali ini, gue pengin cerita tentang sesuatu yang mungkin rata rata dari kita para cewek ever thought like this before atau bahkan NOW. Cewek tuh identik dengan cantik ya. Bener kan? Semua perempuan pasti ingin cantik. Ngga mungkin seorangpun dari kita pernah mikir untuk berwajah kayak Fiona, istrinya Shrek waktu mereka masih gede ijo njijikin gitu, walaupun kita pasti mendambakan kisah cinta kayak mereka yang ngomongin tentang “Cinta apa adanya”.

Well, pasti jarang banget lah ya ngeliat kisah cinta yang kayak gitu. Mungkin ada, tapi rata rata dari orang, ngga cowok ngga cewek menetapkan cantik dan ganteng sebagai list ideal utama mereka. Ya mungkin mereka bisa aja bilang, “engga kok. Yang penting baik. Ganteng atau cantik tuh bukan segalanya”, tapi apa mereka mau punya cowok atau cewek yang giginya tongos, jerawatnya pecah terus kalau lagi pacaran, bibirnya doer, keteknya bau, matanya jereng, kulitnya kayak sawo gosong, bulu idungnya keluar keluar. Bayangin deh kalau kalian ciuman, kalian bisa masuk rumah sakit gara gara bibir kalian robek habis di cabik-cabik sama gigi tonggos cowok atau cewek kalian. Atau setiap lo cium pipinya, tiba tiba bibir lo ada nanahnya gara gara jerawat cowok atau cewek lo pecah pas lo cium. Serem kan?

Hihihihi tapi pasti ada kok cinta kayak gitu, walaupun ngga ada seupil jumbo gue. Tapi pasti ada sisi lain yang di liat. Kaya maybe? Rata rata orang jaman sekarang kan liat sisi duniawinya aja. Ya gitu deh, sebenarnya gue ngga mau bahas itu sih, bahas yang ini aja ya :
Pernah ngga sih lo berfikir kayak, “gue ngga cantik”? Gue sering loh. Tapi apa sih faktor yang bikin elo berfikir kayak gitu?

Mungkin lo ngerasa temen temen lo lebih cantik dari lo. Atau mungkin elo ngga pede dengan tubuh dan gaya lo. Atau emang ada orang yang ngatain lo kayak gitu, “ngga cantik”.

Guys, some of us sering banget ngerasa diri kita lebih cantik atau lebih .... dari temen kita. Ada beberapa hal yang ngga kita sadari, bahwa kita udah jadi sombong dan secara langsung atau ngga langsung ngejatuhin mental temen yang kalian anggap kurang. So far, boleh pede. Tapi ngga harus ngejatuhin kan? Misalnya, kalian pamer pamerin rambut kalian di depan temen yang kurang, atau bahkan ngejelek jelekin dia. Semua orang pingin cantik, tapi ngga semuanya bisa kayak gitu. Dan yang merasa cantik, masih ada kok yang lebih cantik dari kalian. Jadi jangan nyombongin diri. Karena di dunia ini ngga ada yang sempurna. Pasti ada kurangnya. Sombong juga merupakan kekurangan loh dari seseorang. Apa gunanya kita cantik, pintar tapi sombong dan sering ngejatuhin orang lain.

Buat yang merasa dirinya kurang, kalian cantik kok. Semua perempuan itu cantik. Cantik itu dilihat dari gimana cara kalian membawakan cantik yang kalian miliki. Cantik itu beda-beda. Setiap perempuan bisa keliatan cantik dari pembawaannya, cara menyikapi masalah, cara jalan, cara makan dan sebagainya. Jadi patokan cantik ngga cuma muka kok. Kalau muka, yang penting bersih. Karena cantik itu relatif, jangan pernah berfikir kalau saya ngga cantik. 'Cantik' dilihat dari berbagai sudut dan setiap perempuan mempunyai sudut istimewa yang membuat mereka cantik. Sudut itu bisa ketutupan, yang nutup bukan cuma orang lain, tapi diri kalian sendiri. Kalian mau ngga nunjukin sudut itu? Kalau kalian minder, sudut itu ngga akan pernah dilihat sama orang. Menurut gue minder itu adalah jalan kematian. Karena orang ngerasa dirinya ngga oke, ya gitu dia minder. Padahal dia punya sesuatu yang hebat dalam dirinya, tapi dia ngga mau nunjukin.

Jadi kunci untuk gets 'BEAUTIFUL' adalah 'PEDE'. Percaya diri. Percaya bahwa kalian itu cantik, kalian itu keren, kalian bisa ngelakuin sesuatu yang berkesan dan yakin bahwa sesuatu itu akan selalu berkesan. Jangan dengeri people judge terlalu dalem. Boleh buat masukan, tapi kalau masukannya keterlaluan ya jangan di masukin dalam hati dan bikin kalian down. Tanggepin aja sambil bercanda dan improve yourselves untuk menjadi lebih baik.

'JELEK' itu harus dihapuskan. karena tidak sesuai dengan pri-kemanusiaan dan pri-keadilan. Pakai kata 'KURANG BAGUS'. Kata kurang bisa hilang biar jadi 'BAGUS'. Tapi jelek? Mau diapain aja kata itu, artinya sama ya jelek. Jelek itu mengungkapkan ke-pesimis-an. Tapi kalau kurang bagus, bisakan dijadiin motivasi for reach kata 'BAGUS'?

That's all sih cempluk cempluk keisengan gue buat session kali ini, semoga bermanfaat yaacchhhh hehehehe wassalam:)