Selasa, 24 Januari 2012

Daddy...

Haloooo !!!!! udah lama ya nggak ngeblog hehehe apa kabar??? Gong Xi Fa Cai bagi para keturunan Tiong Hoa. Udah pada banyak dong pasti Angpows nyaaa hehehe

Ini adalah Imlek pertamaku tanpa kehadiran seorang kepala keluarga. Rasanya cukup campur aduk. Antara senang karena dapet banyak angpows dari saudara saudara, atau sedih karena nggak ada papa yang super heboh kalau Imlek datang, atau bahkan bingung untuk menghadapi saudara saudara papa yang sebenarnya nggak terlalu dekat sama keluargaku. Saat itu aku cuman minta 1. papa dateng. ya, papa dateng untuk merayakan Imlek bersama kami.

Bagiku, papa adalah super hero sejati yang ngalahin Superman, Batman, Spiderman dan pastinya ngalahin Suparman tukang nasi goreng keliling. Papa segala-galanya buat aku. Papa yang ngajarin aku semua hal yang belum aku tahu. Papa yang selalu ngebela aku dan bangkitin aku saat aku jatuh. Aku belajar banyak dari papa, bagaimana cara menghadapi orang, cara bersikap, dan menjadi orang yang kuat walaupun aku belum bisa menjalankan semua yang papa ajarkan sampai sekarang.

Aku adalah seorang anak perempuan yang gampang menangis, oke, aku cengeng. waktu kecil, intensitas menangisku lebih banyak dari teman teman yang lain. Aku lebih sering menangis daripada tertawa. Jelas orang tuaku pusing kenapa aku selalu menangis. Mungkin dulu waktu aku masih dalam kandungan, aku terlalu sering didengarkan lagu lagu cengengnya D'masiv walaupun aku tahu betul band itu belum muncul pada masa itu.

Papa yang selalu nemenin aku sekolah setiap pagi dan nungguin aku sampai masuk kelas sambil njerit jerit. diseret seret sama guru udah kayak Cinderella nggak mau sekolah. Tapi sekarang nggak lagi. papa sering bilangin aku untuk menjadi gadis yang kuat.

Papa galak, bukan. papa tegas. papa sometimes bikin jengkel, tapi sumpah demi apapun, itu yang ngangenin aku sama papa. Papa suka nyuruh orang untuk ambil ini ambil itu. Sekarang udah nggak ada yang suka teriak teriak lagi.

How to be a wise girl? dari papa. Papa is as wise as Solomon. Papa told me, gimana cara nyelesain masalah dengan baik. dari papa, aku belajar untuk nggak bergantung sama orang lain. Untuk kesekian kalinya, aku bilang, ya Papa segala galanya buat aku.

terimakasih papa udah ngerawat aku sampai sebesar ini. maaf pa, aku belum bisa memberikan "the best of me" yang selalu papa harapkan. Tapi aku akan berusaha untuk mencapai pencapaian terbaik dan papa harus lihat aku dari sana ya pa. I know you shining down on me from heaven. jagain mama , aku , sama nanda ya pa. sampai ketemu di sana :)

Dad is Everything, Everything is Dad...

3 komentar: