Haloo:) di session
kali ini, gue pengin cerita tentang sesuatu yang mungkin rata rata
dari kita para cewek ever thought like this before atau bahkan NOW.
Cewek tuh identik dengan cantik ya. Bener kan? Semua perempuan pasti
ingin cantik. Ngga mungkin seorangpun dari kita pernah mikir untuk
berwajah kayak Fiona, istrinya Shrek waktu mereka masih gede ijo
njijikin gitu, walaupun kita pasti mendambakan kisah cinta kayak
mereka yang ngomongin tentang “Cinta apa adanya”.
Well, pasti jarang
banget lah ya ngeliat kisah cinta yang kayak gitu. Mungkin ada, tapi
rata rata dari orang, ngga cowok ngga cewek menetapkan cantik dan
ganteng sebagai list ideal utama mereka. Ya mungkin mereka bisa aja
bilang, “engga kok. Yang penting baik. Ganteng atau cantik tuh
bukan segalanya”, tapi apa mereka mau punya cowok atau cewek yang
giginya tongos, jerawatnya pecah terus kalau lagi pacaran, bibirnya
doer, keteknya bau, matanya jereng, kulitnya kayak sawo gosong, bulu
idungnya keluar keluar. Bayangin deh kalau kalian ciuman, kalian bisa
masuk rumah sakit gara gara bibir kalian robek habis di cabik-cabik
sama gigi tonggos cowok atau cewek kalian. Atau setiap lo cium
pipinya, tiba tiba bibir lo ada nanahnya gara gara jerawat cowok atau
cewek lo pecah pas lo cium. Serem kan?
Hihihihi tapi
pasti ada kok cinta kayak gitu, walaupun ngga ada seupil jumbo gue.
Tapi pasti ada sisi lain yang di liat. Kaya maybe? Rata rata orang
jaman sekarang kan liat sisi duniawinya aja. Ya gitu deh, sebenarnya
gue ngga mau bahas itu sih, bahas yang ini aja ya :
Pernah ngga sih lo
berfikir kayak, “gue ngga cantik”? Gue sering loh. Tapi apa sih
faktor yang bikin elo berfikir kayak gitu?
Mungkin lo ngerasa
temen temen lo lebih cantik dari lo. Atau mungkin elo ngga pede
dengan tubuh dan gaya lo. Atau emang ada orang yang ngatain lo kayak
gitu, “ngga cantik”.
Guys, some of us
sering banget ngerasa diri kita lebih cantik atau lebih .... dari
temen kita. Ada beberapa hal yang ngga kita sadari, bahwa kita udah
jadi sombong dan secara langsung atau ngga langsung ngejatuhin mental
temen yang kalian anggap kurang. So far, boleh pede. Tapi ngga harus
ngejatuhin kan? Misalnya, kalian pamer pamerin rambut kalian di depan
temen yang kurang, atau bahkan ngejelek jelekin dia. Semua orang
pingin cantik, tapi ngga semuanya bisa kayak gitu. Dan yang merasa
cantik, masih ada kok yang lebih cantik dari kalian. Jadi jangan
nyombongin diri. Karena di dunia ini ngga ada yang sempurna. Pasti
ada kurangnya. Sombong juga merupakan kekurangan loh dari seseorang.
Apa gunanya kita cantik, pintar tapi sombong dan sering ngejatuhin
orang lain.
Buat yang merasa
dirinya kurang, kalian cantik kok. Semua perempuan itu cantik. Cantik
itu dilihat dari gimana cara kalian membawakan cantik yang kalian
miliki. Cantik itu beda-beda. Setiap perempuan bisa keliatan cantik
dari pembawaannya, cara menyikapi masalah, cara jalan, cara makan dan
sebagainya. Jadi patokan cantik ngga cuma muka kok. Kalau muka, yang
penting bersih. Karena cantik itu relatif, jangan pernah berfikir
kalau saya ngga cantik. 'Cantik' dilihat dari berbagai sudut dan
setiap perempuan mempunyai sudut istimewa yang membuat mereka cantik.
Sudut itu bisa ketutupan, yang nutup bukan cuma orang lain, tapi diri
kalian sendiri. Kalian mau ngga nunjukin sudut itu? Kalau kalian
minder, sudut itu ngga akan pernah dilihat sama orang. Menurut gue
minder itu adalah jalan kematian. Karena orang ngerasa dirinya ngga
oke, ya gitu dia minder. Padahal dia punya sesuatu yang hebat dalam
dirinya, tapi dia ngga mau nunjukin.
Jadi kunci untuk
gets 'BEAUTIFUL' adalah 'PEDE'. Percaya diri. Percaya bahwa kalian
itu cantik, kalian itu keren, kalian bisa ngelakuin sesuatu yang
berkesan dan yakin bahwa sesuatu itu akan selalu berkesan. Jangan
dengeri people judge terlalu dalem. Boleh buat masukan, tapi kalau
masukannya keterlaluan ya jangan di masukin dalam hati dan bikin
kalian down. Tanggepin aja sambil bercanda dan improve yourselves
untuk menjadi lebih baik.
'JELEK' itu harus
dihapuskan. karena tidak sesuai dengan pri-kemanusiaan dan pri-keadilan. Pakai kata 'KURANG BAGUS'. Kata kurang bisa hilang biar
jadi 'BAGUS'. Tapi jelek? Mau diapain aja kata itu, artinya sama ya
jelek. Jelek itu mengungkapkan ke-pesimis-an. Tapi kalau kurang
bagus, bisakan dijadiin motivasi for reach kata 'BAGUS'?
That's all sih
cempluk cempluk keisengan gue buat session kali ini, semoga
bermanfaat yaacchhhh hehehehe wassalam:)